Aktivis Anti Masker Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka

BANYUWANGINEWS.ID – Viralnya video penjemputan jenazah dikonfimasi reaktif covid 19 di RSUD Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,  di media sosial. Membuat aktivis anti masker Yunus Wahyudi harus berurusan dengan Polisi.

Pasca pemanggilan pertama sebagai saksi  pada Jum’at, 09 Oktober 2020, Yunus Wahyudi tak hadir. Penyidik Satreskrim Polresta Banyuwangi kembali memanggil  Aktivis Antis masker, guna memberikan keterangan atas kasus dugaan menyiarkan berita atau pemberitaan bohong, dan menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat Selasa, 13 Oktober 2020.

Setelah dilakukan pemeriksaan selama lima jam, Yunus Wahyudi resmi ditetapkan sebagai tersangka serta dilakukan penahanan oleh Polresta Banyuwangi.

Usai dilakukan penahanan kuasa hukum Yunus Wahyudi menjelasan, kliennya dari saksi ditetapkan sebagi tersangka, setelah Polisi melakukan gelar perkara kasus ini. Yunus pun juga membenarkan jika statmennya di media sosial sudah sesuai dengan berita acara pemeriksaan kepolisian.

“ Jadi Mas Yunus itu awal mulanya sebagai saksi, tadi sudah ada komitemne dari penyidiknya pada saat ini bahwasanya setelah digelar saksi tadi berubah menjadi tersangka. ” Jelas Muhamad Sugiono kepada Banyuwanginews.id

Muhamad Sugiono menambahkan, Polisi sudah profesional dalam menangani perkara ini, pasalnya tidak ada intimidasi serta tekanan terhadap tersangka. Selanjunya kuasa hukum akan mengajukan penangguhan guna memenuhi hak kliennya.

“ Kami besok bersama rekan rekan yang ada disini, akan membuat penangguhan. ” Imbuhnya

Masih menurut Muhamad Sugiono, kleinnya harus berurusan dengan Polisi lantaran dilaporkan atas penjemputan orang terkonfirmasi covid 19. Selanjutnay persoalan tersebut dilaporkan oleh relawan covid dari kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

“  Yang lapor itu menurut para penyidik adalah Bambang relawan covid, rumahnya Songgon. ” Ucapnya (NOV/ZEN)

Recommended For You

About the Author: Banyuwangi News ID

Tinggalkan komentar