Dikroyok di Tempat Karaoke Grand Royal Resto, Warga Banyuwangi Lapor Polisi

BANYUWANGINEWS.ID-Sulaikam  warga  Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, menjadi korban penganiayaan sekelompok pemuda tak dikenal di tempat  karaoke Grand Royal Resto Dusun Krajan I, Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jum’at malam(06/03/2020).

Akibatnya,  pria yang juga menjabat  ketua harian LSM Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional harus mengalami luka robek pada bagian mulut serta beberapa benjolan di kepala.

“ Saya menjadi luka parah disini, ada pecah di pipi, bibir, dan benjolan di kepala. ” Tegas Sulaikam kepada Banyuwanginews.id saat ditemui di salah satu tempat wisata di Banyuwangi, Rabu (11/03/2020)

Selaikam mengatakan, saat itu pula pihanya langsung melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke Polsek Gambiran, Polresta Banyuwangi, untuk ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

“ Harapan saya semua pelaku pengeroyokan segera ditindak tegas,  dan Polisi segera mengungkap kasus ini dengan cepat. Karena bukti bukti rekaman CCTV juga ada. ” Jelas Sulaikam

Sementara itu ditempat yang sama, Wahyu Widodo yang  akrab disapa Raja Sengon menambahkan, seharusnya kejadian tak terpuji tersebut tidak terjadi di area karaoke Grand Royal Resto. Dari kejadian ini Polisi harus segera menindak cepat dengan menangkap pelaku – pelaku pengeroyokan.

“ Pak Polisi harus bertindak cepat untuk menangkap pelaku yang jelas jelas melanggar hukum, dengan melakukan penganiayaan.  ” Ucap Raja Sengon

Raja Sengon yang juga menjadi Presiden Gerakan Anti Maksiat atu GAM menjelaskan, dari kejadian yang mengakibatkan kerugian masyarakat ini. Seharusnya pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pariwisata segera menindak tegas tempat karaoke Grand Royal Resto yang  tidak aman tersebut.  Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pariwisata seharunya segera  ambil bagian dalam persoalan ini.

 “ Langkah langkahnya ya segera turun ke lokasi untuk mengecek karaoke Grand Royal memiliki ijin atau penyalah gunaan ijin. Kalau tidak memliki ijin atau penyalahgunaan ijin segera ditutup saja.” Imbuhnya. (DIK/ZEN)

Recommended For You

About the Author: Banyuwangi News ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *