Miris, Postingan Akun Sosmed Pemdes Rejoagung Menuai Kritik Netizen

BANYUWANGINEWS.ID – Lagi lagi kritik dari Netizen kembali muncul di postingan akun media sosial Pemdes Rejoagung, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi. Postingan dengan tema “ Perbaikan Lampu, Rejoagung Menyala ” pada Minggu, 14 Juni 2020, kisaran pukul 19:30 WIB di sosial media Facebook, mendapatkan kritik pedas dari akun Kakang Mads yang merupakan warga Desa Rejoagung.

Dalam komentar di bawah postingan Pemdes Rejoagung, akun Kakang Mads menulis komentar,  “ Mf kalau bisa perhatian seluruh wilayah rejoagung, jgn hanya wilayah2 tertentu. Semua bth perhatian.” Komentar tersebut langsung dibalas, akun Facecook kepala Desa Rejoagung  Shon Haji dengan menulis komentar, “ monggo wilayah x d usulkan..ajak lingkungan..nanti relawan siap membantu..kmrn kita sdh masang lampu d dket wil sampean ”.

Akun Kakang Mads pun membalas lagi, “ wilayah mana pak “. Komentar tersebut dibalas kembali oleh akus Shon Haji, hingga akun Kakang Mads meminta di sebelah barat pas kampling sembari mengucapkan terima kasih.

Namun komentar ini bertambah panjang setelah akun facebook Abangku Syg berkomentar, “ daerah2 tertentu pyemaksudnya sekarang sudah tidak ada daerah2 yang sampean maksud sekarang kita satu satu tujuan “. Kakang Mads pun membalas komentar tersebut dengan kalimat, “ ok mudah2an bnr2 rata gk pilih2..karna daerahku dari aku kecil sampai sekarang gk kesentuh yg nama kerja bakti masal seperti daerah lain “.

Bukannya menjadi reda, namun komentar semakin memanas lantaran  akun  Abangku Syg membalas komentar tersebut  seakan menyalahkan RT, Pak Kepala Dusun dan Warga. Dengan  menulis kometar,  “ masalah kerja bakti tu tergantung rt apa pak wo nya dan terutama warganya “.

Dalam kolom komentar lanjutan muncul akun Facebook Nurul Khomsatin yang menulis komenter “ Kakang Mads like “. Komentar ini, langsung dibalas akun Abangku Syg dengan seolah olah  kembali menyalahkan warga dengan menulis komentar, “ Kakang Mads gimana bisau tau Pemdes Rejoagung klau warganya hanya diam gk peduli ujung2nya gor maido hhh “.

Akun Kakang Mads pun kembali membalas komentar itu, dengan mempersilahkan semua untuk turun mengkroscek realita sebenarnya di wilayahnya yang seakan menjadi anak tiri dengan kembali menulis komentar, “ boleh cek gk maido bos. Pancen daerahku kyk anak tiri mulai biyen. Entok jatah paving yo dialehne ng lio ”.

Rupanya dari pantauan Jurnalis Banyuwanginews.id kritik yang disampaikan melalui postingan akun Pemdes Rejoagung tidak terjadi kali ini saja. Sebelumnya juga terjadi pada postingan pemdes rejoagung dengan tema, “ Peran Warga, Desa Guyub “ dengan cerita warga telah mengembalikan kartu BPNT tambahan dari Kemensos  ke Pemdes Rejoagung.  Ternyata dalam komentar akun facebook Rudy Jose, menceritakan dengan gamblang latar belang warga tersebut sehingga akun Jose Rudy mengomentari postingan tersebut hanya sensasi belaka.(YAT/ZEN)

Recommended For You

About the Author: Banyuwangi News ID

Tinggalkan komentar