Ratusan Dus Jamu Merek Putri Sakti Disegel BPOM Surabaya

Menindak lanjuti penghadangan warga atas pengiriman  satu truk jamu merek Putri Sakti yang diduga ilegal serta diduga mengandung Bahan Kimia Obat (BKO). Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya, langsung turun kelapangan.

Pabrik Jamu merek Putri Sakti yang beralamat di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangil, langsung dilakukan pengecekan oleh BPOM Surabaya.

Usai melakukan pemeriksaan di Pabrik jamu dan melakukan pemeriksaan kepada Pelni Rompis salah satu warga yang melakukan penghentian jamu yang diduga ilegal serta diduga mengandung BKO. Rombongan BPOM langsung melakukan pengamanan terhadap 1.100 dus lebih jamu.

Kepala Bidang Penindakan BPOM Surabaya, Siti Amanah mengatakan, selain menyegel ratusan dos jamu, pihaknya juga telah membawa sempel jamu untuk dilakukan pengelepan di Surabaya.

“ Kita akan lap beberapa Sampel jamu merek Putri Sakti di Laboratorium BBPOM Surabaya, untuk memastikan apakah mengandung Bahan Kimia Obata atau BKO atau tidak.” Tegas Amanah kepada Jurnalis Banyuwanginews.id Selasa (14/01/2021)

Namun , sayangnya ketika Jurnalis Banyuwanginews.id akan konfirmasi persoalan Jamu yang diduga Ilegal dan diduga mengadung BKO ini ke pemilik jamu berinisial J dan S. Sayangnya pemilik tak memperlihatkan diri serta cenderung tertutup saat penyegelan jamu berlangsung.

Situasi tersebut membuat jurnalis Banyuwanginews.id semakin yakin kalau jamu tersebut jelas jelas tidak sesuai standart pembuatan jamu hingga mengandung Bakan Kimia Obat.(DIK/ZEN)

Recommended For You

About the Author: Banyuwangi News ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *