Silaturrahmi ke NU, PKB dan PPP Sepakat Usung Kader Nahdliyin

BANYUWANGINEWS.ID – Peta politik di Banyuwangi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mulai bermunculan, salah satunya  dua partai islam yang berbasis warga Nahdlatul Ulama (NU) yakni PKB dan PPP menunjukkan sinyal untuk melakukan koalisi. Rencana koalisi tersebut sudah mendapatkan restu dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi.  

Sinyal koalisi dari dua partai tersebut telah  terungkap dalam pertemuan  Pengurus, Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Banyuwangi dan DPC PPP Banyuwangi dengan Pengurus Cabang NU Banyuwangi. Pertemuan itu digelar di aula Kantor PCNU Banyuwangi, Rabu (15/1/2019).

Menurutnya, dari pertemuan yang digelar di kantor PCNU Banyuwangi tadi, masih sebatas silaturahmi, masih belum mempunyai upaya-upaya untuk membangun komitmen apapun. Namun, dari sesama warga NU, dari partai PPP dan PKB mempunyai perasaan dan pikiran yang sama dalam konteks untuk membangun Banyuwangi kedepannya. PKB dan PPP selain bersilaturahmi dengan para kader, mereka datang ke PCNU untuk meminta arahan dari Pengurus PCNU.

Ketua DPC PKB Banyuwangi, M. Joni Subagio menyatakan, bahwa PKB dan PPP kebetulan mempunyai  jadwal yang bersamaan untuk menghadap kepada induk organisasi yang menaungi para kader NU. Dirinya dan Ketua DPC PPP menindak lanjuti saran dari para kyai, dari tokoh yang telah ditemui. Arahnya mengerucut kalau bisa PKB dan PPP yang basis-nya sama-sama Nahdiliyin itu bisa bersatu untuk membangun Banyuwangi kedepannya.

“Akhirnya saya koordinasikan dengan H. Fauzan kok sama keinginannya. Kemudian kita bersepakat untuk sowan ke PCNU dalam rangka untuk menyampaikan apa yang menjadi rekam aspirasi dari PKB dan PPP, Selebihnya itu kita meminta arahan dan petunjuk sekaligus fatwa dari NU tentang kedepannya,” tegasnya.

H.M. Joni Subagio (kiri) bersama H. Fauzan saat audiensi di PCNU Banyuwangi (Foto: Ali)

Fatwa dari NU menurutnya sangat responsif. Sehingga nanti PKB dan PPP masing-masing menata internal. Karena PPP sudah ada ikatan dengan parta lain dan hasil jaring calon Bupati dan Wakil Bupati yang dilakukan sudah tuntas.

“Inikan baru komitmen pribadi, hari ini kita sampaikan pada NU selaku wadah yang bisa mengayomi dan mengarahkan kita. Kami yang di DPC ini adalah petugas partai. Yang menentukan arah kebijakan partai ini pusat, baik PPP maupun PKB. Dukungan dari PCNU akan kita laporkan pada DPW dan DPP,” ungkapnya.

Joni menambahkan, pihaknya segera menggelar pertemuan khusus internal. Hasil pertemuan ini akan di-breakdown untuk mengakomodir masukan dan saran dari internal partai. Sehingga menghasilkan sebuah keputusan bersama dari DPC PKB untuk diusulkan ke DPW dan DPP.

Terkait rencana koalisi PPP dan PKB ini, Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, H. Ali Makki menyambut sangat baik dan mendukung kesepahaman dari dua partai tersebut. Kedua partai tersebut menurutnya selama ini tidak pernah sama tentang pilihan. Namun kali ini PKB dan PPP menunjukkan  keinginan untuk bersama dan bersatu  tentu saja menurutnya NU merestuinya. 

“Tetapi sekali lagi, soal bagaimana teknisnya itu tetap menjadi wilayahnya teman-teman PPP dan PKB. NU akan mendukung, makanya yang paling pokok kebersamaannya itu. Kenapa kita menunggu bagaimana teknisnya, karena kita juga punya ukuran. Teman-teman itu bisa jadi berubah. Siapa yang menjamin tidak berubah. Wong ini masih lama,” tegasnya.

Kyai yang akrab dipanggil Gus Makki ini menyebut, NU tidak akan masuk ke wilayah siapa yang menjadi calonnya. Wilayah NU itu menurutnya bahwa Banyuwangi harus dibangun bersama-sama. Dan NU sangat bangga kalau dua partai tersebut bersatu.(Ali/Zen)

Recommended For You

About the Author: Banyuwangi News

Tinggalkan komentar